Rabu, 05 Agustus 2009

Eclipse

Hari minggu kemarin aku coba ngabisin waktu sama temen2ku..nonton bioskop di probolinggo. Meski film 'Ketika Cinta Bertasbih' diputar agak terlambat di kotaku tapi yang penting suasana rame2 nonton bareng teman. Biasanya sih kita saling mengkomentari isi film yang lagi kita tonton. Jadi ceritanya bikin diskusi kecil2an di dalam bioskop..hehe. Tapi yang terjadi kemarin malah kita terpisah2 coz tempat duduknya hampir full, abiz gitu sepanjang film kita malah tangis2an..hiks..hiks.

Ada sebaris kata yang sedikit aku ingat dari ucapan Ana di film itu " Bukannya saya tidak mau dimadu tapi sebagai seorang wanita saya juga mempunyai hak untuk menolak sebelum dinikahi, Seandainya saya tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai seorang istri maka saya ikhlas untuk dimadu "..kurang lebih kayak gitu kata2 Ana waktu ta'aruf..
Menurutku itu jawaban yang bijaksana dari seorang wanita..dan aku setuju dengan jawabannya. Membuat bahagia seorang suami adalah pahala bagi seorang istri, jika istri tidak mampu memenuhi kewajibannya maka dia harus mengikhlaskan haknya, sungguh sangat berat..Jadi sangatlah salah bagi seorang suami yang menelantarkan istrinya selama sang istri masih mampu melakukan kewajibannya.

Sometimes I think I have to do 'Ta'aruf'. It such an impossible things but who knows it is the best way for me. I still remember one of my friend say that we must have a lot of friends so there will be chance to meet our soulmate..but unfortunately I can't think and do like that..I still believe in Him, how difficult-how hard the way I'm sure there still a chance to meet our soulmate coz God already decided it..
He also say..except Siti Nurbaya case..Ya Allah, unfortunately I think I'm just like siti nurbaya type..May God help me.

1 komentar:

  1. Mas Anang .. human heart is complicated to be understood. Could be change every moment. We only just try to find HIS WAY :)

    BalasHapus